Penyakit Mematikan yang Wajib Diwaspadai, Apa Saja?

Sabtu, 2 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA RAYA – Penyakit mematikan yang wajib diwaspadai, wajib diketahui. Selama masa pandemi, Covid-19 menjadi salah satu penyakit yang menjadi fokus besar masyarakat.

Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa penyakit lainnya yang tak kalah berbahaya dan mematikan selain Covid-19. Penyakit-penyakit ini tanpa disadari banyak dijumpai bahkan di derita orang di sekitar Anda.

Merangkum dari Healthline, Sabtu (2/9/2023), berikut lima penyakit mematikan yang wajib diwaspadai. Yuk disimak!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyakit Mematikan yang Wajib Diwaspadai

1. Penyakit jantung iskemik atau arteri koroner

Penyakit ini dinobatkan sebagai penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit arteri koroner ini biasanya dikenal dengan coronary artery disease (CAD). CAD terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menjadi menyempit. CAD yang tidak diobati dapat menyebabkan nyeri dada, gagal jantung dan aritmia.

Baca Juga :  Dinkes DKI: Ada 613 Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Bergejala Ringan

2. Stroke

Stroke terjadi ketika arteri di otak tersumbat atau bocor. Hal ini menyebabkan sel-sel otak yang kekurangan oksigen mulai mati dalam beberapa menit. Selama stroke seseorang akan merasa mati rasa dan kebingungan. Gejala lain yang mungkin dirasakan adalah kesulitan berjalan dan melihat. Jika tidak diobati stroke dapat menyebabkan kecacatan jangka panjang.

3. Infeksi saluran pernapasan bawah

Infeksi saluran pernapasan bawah adalah infeksi pada saluran udara dan paru-paru. Infeksi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, diantaranya: influenza atau flu, radang paru-paru, bronkhitis, dan tuberkulosis.

4. Penyakit paru obstruktif kronis

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit paru –paru progresif jangka panjang yang membuat sulit bernapas. Bronkitis kronis dan emfisema adalah jenis PPOK. Pada 2004, sekira 64 juta orang di seluruh dunia hidup dengan COPD.

Baca Juga :  Kemenkes RI Temukan 9 Kasus Baru Polio di Sampang, Begini Kondisinya

5. Kanker trakea, bronkus dan paru-paru

Kanker pernapasan yang termasuk di dalamnya kanker trakea, laring, bronkus, dan paru-paru menyumbang angka kematian yang cukup besar. Penyebab utama penyakit ini adalah merokok, perokok pasif, dan racun lingkungan. Tapi polusi rumah tangga yang disebabkan oleh bahan bakar dan jamur juga memainkan peran untuk terjadinya penyakit ini.

Nah, itulah artikel menganai penyakit mematikan yang wajib diwaspadai. Semoga informasi tadi bermanfaat untuk Anda. nantikan informasi bermanfaat lainnya hanya di Jakartaraya.co.id.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Jelajah Sehat Kota Semarang Bersama Santika Indonesia Hotels & Resorts dalam Family Fun Bike
Dinkes Larang Rumah Warga di Jakarta Gunakan Asbes
Tambah Vaksin PCV15, PAPDI Umumkan Pembaruan Rekomendasi Jadwal Vaksinasi Dewasa
LAMI Dukung Kemenkes Perluas Pembangunan RS Soeharto Heerdjan
Sutejo, Ahli Terapi Telapak Petir yang Jago Bikin Lagu
Waspada, DBD di Jaksel telah Merenggut Jiwa Seorang Warga
Langkah Pemprov DKI Gencarkan Vaksinasi DBD dapat Dukungan
Inilah Manfaat Kurma Basah saat Berbuka Puasa
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:48 WIB

Jelajah Sehat Kota Semarang Bersama Santika Indonesia Hotels & Resorts dalam Family Fun Bike

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:44 WIB

Dinkes Larang Rumah Warga di Jakarta Gunakan Asbes

Selasa, 30 April 2024 - 12:18 WIB

Tambah Vaksin PCV15, PAPDI Umumkan Pembaruan Rekomendasi Jadwal Vaksinasi Dewasa

Senin, 22 April 2024 - 20:15 WIB

LAMI Dukung Kemenkes Perluas Pembangunan RS Soeharto Heerdjan

Jumat, 5 April 2024 - 15:17 WIB

Sutejo, Ahli Terapi Telapak Petir yang Jago Bikin Lagu

Selasa, 2 April 2024 - 10:02 WIB

Waspada, DBD di Jaksel telah Merenggut Jiwa Seorang Warga

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:04 WIB

Langkah Pemprov DKI Gencarkan Vaksinasi DBD dapat Dukungan

Selasa, 26 Maret 2024 - 13:13 WIB

Inilah Manfaat Kurma Basah saat Berbuka Puasa

Berita Terbaru