Polda Metro Sidik Dugaan Pemerasan SYL, KPK Ngaku Juga Sedang Diproses Dewas

Sabtu, 14 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri

JAKARTA RAYA – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) angkat bicara perihal kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK terhadap Menteri Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang saat ini dalam proses penyidikan di Polda Metro Jaya. Dalam kasus tersebut Dewas KPK juga tengah bekerja melakukan pengusutan.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak mempermasalahkan proses penyidikan yang terjadi di Polda Metro Jaya asalkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Begini ya proses pokok penyidikan yang sedang KPK terus berjalan, oke. Proses di Polda silahkan, kami hargai dan hormati karena itu proses penegakan hukum sepanjang sesuai prosedur dan kenangannya,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semenetara itu dalam kasus tersebut, KPK memiliki prosedur sendiri yang saat ini sedang ditangani Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Proses penyidikan di Polda Metro Jaya dan Dewas KPK terus berjalan sesuai kewenangan masing-masing.

Baca Juga :  Ahmad Sahroni Ngaku Nasdem Terima Rp820 Juta dari SYL Usai Diperiksa KPK

“Substansinya tentu nanti akan dibuktikan oleh penegak hukum, baik itu Polda maupun Dewan Pengawas. Kan sebenarnya pemeriksaannya sama, cuman nanti beda kaca mata kan. Di Dewas etik di Polda kan penyidikan, artinya penegakan hukum,” jelas Ali.

Dia juga menegaskan tidak adanya penggeledahan di rumah pimpinan KPK Firli Bahuri yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya dalam penanganan kasus tersebut. Dia memastikan akan menyampaikan kepada publik jika benar diketahui adanya penggeledahan tersebut.

“Kalau ada (penggeledahan), pastinya sudah kami publikasikan,” pungkasnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengungkapkan akan mengusut tuntas terkait kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang diduga dilakukan pimpinan KPK.

Baca Juga :  Zaskia Gotik Jual Rumah usai Suami Terseret Kasus Dugaan Korupsi, Suami Langsung Ajak Umrah

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan penanganan dugaan kasus pemerasan berkaitan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

“Dari hasil pelaksanaan gelar perkara dimaksud, selanjutnya direkomendasikan untuk dinaikkan status penyelidikan ke tahap penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan,” kata dia, Sabtu (7/10/2023).

Selain itu, dalam kasus ini mantan Menteri Pertanian yang juga politikus Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo juga telah tiga kali dilakukan pemeriksaan.

“Termasuk salah satunya Menteri Pertanian RI. Di mana beliau telah dimintai keterangan untuk klarifikasi sebanyak tiga kali. Hari ini yang ketiga kalinya beliau dimintai klarifikasi,” kata Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (5/10/2023).(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Sebut Pemeriksaan Hasto Tak Tiba-tiba, KPK: Keberlanjutan
Mahfud MD Harap Prabowo Bisa Benahi Bobroknya Penegakan Hukum
50 WNI Tamu Undangan Raja Salman Tak Masuk Kuota Haji Indonesia
Ponsel Hasto Kristiyanto Disita KPK usai Diperiksa Terkait Harun Masiku
Bebas Murni, Habib Rizieq: Demi Allah Saya Akan Kejar Pihak Yang Terlibat Pembantaian di KM 50
Tak Kunjung Laku, Harga Lelang Mobil Rubicon Milik Mario Dandy Turun jadi Rp600 Juta
Raja Salman Undang 50 WNI Ibadah Haji, Ada Menkeu Sri Mulyani hingga Pimpinan PBNU
Muncul Wacana Presiden Kembali Dipilih Oleh MPR, Begini Komentar Dasco
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:24 WIB

Sebut Pemeriksaan Hasto Tak Tiba-tiba, KPK: Keberlanjutan

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:29 WIB

Mahfud MD Harap Prabowo Bisa Benahi Bobroknya Penegakan Hukum

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:23 WIB

50 WNI Tamu Undangan Raja Salman Tak Masuk Kuota Haji Indonesia

Senin, 10 Juni 2024 - 14:24 WIB

Ponsel Hasto Kristiyanto Disita KPK usai Diperiksa Terkait Harun Masiku

Senin, 10 Juni 2024 - 11:25 WIB

Bebas Murni, Habib Rizieq: Demi Allah Saya Akan Kejar Pihak Yang Terlibat Pembantaian di KM 50

Senin, 10 Juni 2024 - 10:23 WIB

Tak Kunjung Laku, Harga Lelang Mobil Rubicon Milik Mario Dandy Turun jadi Rp600 Juta

Sabtu, 8 Juni 2024 - 16:27 WIB

Raja Salman Undang 50 WNI Ibadah Haji, Ada Menkeu Sri Mulyani hingga Pimpinan PBNU

Jumat, 7 Juni 2024 - 15:27 WIB

Muncul Wacana Presiden Kembali Dipilih Oleh MPR, Begini Komentar Dasco

Berita Terbaru