JAKARTA RAYA, Tangerang — Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperkuat literasi keuangan berkelanjutan dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi siswa SMK melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kegiatan bertajuk “VOCASMART: Penguatan Kompetensi Siswa SMK Melalui Literasi Keuangan Berkelanjutan dan Pemanfaatan AI Kreatif” tersebut digelar di SMK YAPINKTEK Tangerang, pekan lalu.

Ketua Tim PkM ITPLN, Agus Mulyanto, menegaskan pentingnya kesiapan lulusan sekolah vokasi dalam menghadapi transformasi digital, otomatisasi teknologi, serta perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Selain itu, peluang karier di sektor green economy dan kecakapan finansial generasi muda juga menjadi perhatian utama.

“Lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki keterampilan kerja. Mereka harus adaptif terhadap perubahan industri, melek finansial, dan mampu memanfaatkan AI secara kreatif agar memiliki daya saing berkelanjutan,” ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).

Program ini diinisiasi oleh Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Energi (FTEN) ITPLN sebagai respons atas tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK. Berdasarkan data per Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK tercatat paling tinggi secara nasional, yakni sekitar 8,63 persen—melampaui lulusan SMA maupun perguruan tinggi.

Menurut Agus, kondisi tersebut mencerminkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, terutama di tengah akselerasi transformasi digital yang menuntut penguasaan teknologi, kreativitas, serta literasi keuangan.

Pembekalan Literasi Keuangan dan AI Kreatif

Pada sesi pertama, siswa mendapatkan materi bertema “Financial Literacy: Fondasi Keuangan Kokoh untuk Generasi Digital.” Materi ini mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan anggaran pribadi, strategi menabung dan investasi dasar, hingga edukasi risiko finansial di era digital seperti bahaya pinjaman online ilegal dan judi online.

Sesi berikutnya mengangkat tema “Creative Canva AI” yang memperkenalkan konsep dasar AI, machine learning, serta generative AI. Peserta juga mengikuti demonstrasi pemanfaatan fitur AI pada platform desain digital untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas visual.

Melalui pelatihan ini, siswa didorong untuk memanfaatkan teknologi sebagai bekal memasuki industri kreatif, pemasaran digital, hingga peluang kerja di sektor ekonomi hijau (green jobs).

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa lintas program studi sebagai pendamping peserta. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik sekaligus wujud komitmen ITPLN sebagai applied university dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Melalui VOCASMART, kami ingin memastikan siswa SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi perubahan dunia kerja yang dinamis dan berbasis teknologi,” pungkas Agus. (hab)