JAKARTA RAYA – Perumda Dharma Jaya mempertegas komitmen kepedulian sosialnya dengan berpartisipasi dalam program Bedah Rumah yang diinisiasi oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.

Puncak kegiatan ini ditandai dengan peresmian serta penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (16/3/2026).

Partisipasi Perumda Dharma Jaya dalam mendukung renovasi hunian warga ini merupakan bagian dari kegiatan sosial perusahaan yang telah berjalan berkelanjutan.

Sudah Berlangsung Sejak 2025

Sejak tahun 2025, Perumda Dharma Jaya konsisten mendukung program Bedah Rumah sebagai bagian dari upaya membantu Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan hunian bagi masyarakat.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa dukungan terhadap bedah dua unit rumah dalam program ini merupakan manifestasi dari visi perusahaan yang selaras dengan pembangunan Jakarta.

“Partisipasi Perumda Dharma Jaya dalam program Bedah Rumah ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan ketahanan pangan, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan sosial warga Jakarta. Kami percaya bahwa hunian yang layak adalah fondasi utama bagi kesehatan dan produktivitas keluarga,” ujar Raditya.

Lebih lanjut, Raditya menambahkan bahwa sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta merupakan instrumen penting dalam pembenahan pemukiman di Jakarta.

26 Rumah Telah Selesai Direnovasi

Dalam agenda tersebut, sebanyak 26 rumah yang telah selesai direnovasi diserahkan kembali kepada para penerima manfaat.

Secara rinci, persebaran rumah yang dibedah meliputi 10 rumah di Jakarta Pusat, 2 rumah di Jakarta Barat, 11 rumah di Jakarta Selatan, 1 rumah di Jakarta Utara, dan 2 rumah di Jakarta Timur.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak huni.

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pimpinan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.

Gubernur Pramono Targetkan 633 Rumah Dibedah Tahun 2026

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sekitar 633 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi melalui program bedah rumah yang diinisiasi oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta pada tahun 2026.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

“Untuk tahun 2026 kita merencanakan sekitar 600-an rumah. Dan yang di tahun 2025 sudah terlaksana semuanya,” ujar Pramono saat meresmikan program bedah rumah di Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (16/3/2026).

Ia juga meminta agar program tersebut dapat menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang tanpa membedakan agama.

“Saya meminta kepada penyelenggara, terutama Baznas Bazis untuk berkolaborasi dengan BUMD dan BUMN agar semua agama diberikan kesempatan mendapatkan program bedah rumah ini,” katanya.

Menurut Pramono, program ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan dana sosial yang dikelola Baznas Bazis dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagai bagian dari transparansi, saya mendorong agar program bedah rumah ini diperbanyak supaya dana yang terkumpul di Baznas Bazis benar-benar termanfaatkan untuk masyarakat yang kurang beruntung,” jelasnya. (MAN)