Disdik Depok Implementasi Kebijakan Permendikbud Pelajar Pakai Pakaian Adat

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Jenis baru mengenai seragam sekolah yang akan digunakan oleh para siswa jenjang SD hingga SMA tersebut adalah Pakaian Adat,”

JAKARTARAYA- Pasca libur lebaran, para pelajar di Kota Depok akan mengenakan seragam sekolah yang berbeda dari biasanya. Ada penambahan seragam yakni pakaian adat. Penambahan seragam ini sesuai dengan kebijakan yang diatur dalam Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah untuk jenjang SD hingga SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah membenarkan kebijakan baru yang dibuat Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, terkait seragam sekolah mulai jenjang SD hingga SMA/SMK.
“Jenis baru mengenai seragam sekolah yang akan digunakan oleh para siswa jenjang SD hingga SMA tersebut adalah Pakaian Adat,” ujar Siti Chaerijah, dikutip, Minggu (14/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, dalam aturan tersebut, ada tiga jenis seragam sekolah yang digunakan siswa SD hingga SMA yakni seragam nasional, seragam pramuka dan pakaian adat.

Baca Juga :  Khotibyani Ambil Formulir Bacalon Ketum HIPMI

“Untuk penggunaan seragam lainnya seperti batik, nantinya akan diatur masing-masing sekolah. Biasanya akan dibahas dulu dengan MKKS/ K3S,” tuturnya.

Tak hanya seragam, Siti Caherijah mengatakan, ada pula regulasi baru aturan Permendikbudristek Nomor 12 tahun 2024, tentang kirikulum pada pendidikan anak usia dini sampai menengah. “Ada lima poin penting, agar Pemda memfasilitasinya dalam pendidikan,” ujar Siti Chaerijah.

Siti Chaerijah membeberkan lima poin penting regulasi baru yang diatur Permendikbudristek Nomor 12 tahun 2024, yakni perangkat ajar mulok, pendampingan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sekolah.
“Menetapkan kualifikasi akademik dan kompetensi guru mulok, memfasilitasi guru dan kepala Sekolah dalam hal peningkatan pembelajaran dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), memfasilitasi guru dan kepsek dlm hal komunitas belajar di sekolah dan juga antar sekolah,” beber Siti Chaerijah.

Baca Juga :  Harga Beras Meroket, Inflasi Terkerek

Yang jelas, Disdik Depok akan melakukan pengaturan untuk mengimplementasikan regulasi baru tersebut. “Koordinasi kan ke pemda agar kebijakan regulasi tersebut dilaksabakan dan singkronkan dengan anggaran agar kebijakan regulasi tersebut dapat di laksanakan,” tutur Siti Chaerijah.

Terkait dengan itu, Anggota DPRD Kota Depok Komisi D Fraksi PKS, Ade Supriyatna mengatakan, bukan dilihat dari seragam sekolah saja, namun terpenting adalah internalisasi budaya yang membentuk kepribadian siswa didik.

“Pakaian adat hanya bagian dari kegiatan pendidikan karakter tersebut,” ungkap Ade Supriyatna.
Ia menyebut, aturan baru atau penambahan seragam pada pelajar diharapkan jangan sampai memberikan beban baru pelajar dan orangtua dalam pengadaan pakaian adat.

“Jangan memberatkan orang tua, pemerintah pusat harus mengalokasikan anggaran untuk kebijakan tersebut,” tambahnya.(jr)

Penulis : il

Berita Terkait

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua
PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Siap Maju di Pilgub Jabar, Bima Arya Ngaku Kalah Kalau Bersaing dengan Ridwan Kamil
Ketum Bamus Betawi Eki Pitung dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Bertukar Cindera Mata di Semarak Budaya Indonesia
WTP ke-17, Bukti Konsistensi dalam Pengelolaan Keuangan
Sekda Depok Supian Suri Kantongi Dukungan 6 Parpol untuk Maju di Pilkada 2024, Siap Head to Head dengan PKS
179 Kades se-Kabupaten Bekasi Ikut Bimtek di Bali Jelang Pilkada, Ada Apa Ya?
Berita ini 6 kali dibaca
Pasca libur lebaran, para pelajar di Kota Depok akan mengenakan seragam sekolah yang berbeda dari biasanya. Ada penambahan seragam yakni pakaian adat. Penambahan seragam ini sesuai dengan kebijakan yang diatur dalam Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah untuk jenjang SD hingga SMA. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah membenarkan kebijakan baru yang dibuat Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, terkait seragam sekolah mulai jenjang SD hingga SMA/SMK. “Jenis baru mengenai seragam sekolah yang akan digunakan oleh para siswa jenjang SD hingga SMA tersebut adalah Pakaian Adat,” ujar Siti Chaerijah, dikutip, Minggu (14/4).

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:27 WIB

PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya

Kamis, 23 Mei 2024 - 14:46 WIB

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:39 WIB

Siap Maju di Pilgub Jabar, Bima Arya Ngaku Kalah Kalau Bersaing dengan Ridwan Kamil

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Ketum Bamus Betawi Eki Pitung dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Bertukar Cindera Mata di Semarak Budaya Indonesia

Senin, 13 Mei 2024 - 09:41 WIB

WTP ke-17, Bukti Konsistensi dalam Pengelolaan Keuangan

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:22 WIB

Sekda Depok Supian Suri Kantongi Dukungan 6 Parpol untuk Maju di Pilkada 2024, Siap Head to Head dengan PKS

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:10 WIB

179 Kades se-Kabupaten Bekasi Ikut Bimtek di Bali Jelang Pilkada, Ada Apa Ya?

Berita Terbaru

Daerah

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB