Eks Kepala Rutan KPK Minta Maaf Soal Pungli

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AF juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap 15 orang tersangka, termasuk AF.

JAKARTARAYA-Soal perkara pungutan liar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang KPK,Eks Kepala Rutan KPK Achmad Fauzi (AF), kemarin akhirnya secara langsung dan terbuka menyampaikan permintaan maaf.

Permintaan maaf secara langsung dan terbuka tersebut adalah eksekusi dari putusan hukuman etik Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait pelanggaran internal di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eksekusi hukuman dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya H. Harefa dengan disaksikan pimpinan KPK dan pejabat struktural di Gedung Merah Putih KPK. Dalam kesempatan itu, Cahya berpesan agar kejadian tersebut tidak terulang di lingkungan KPK.

“Kepada seluruh insan KPK, hindari perbuatan yang berdampak negatif pada diri sendiri, keluarga, dan instansi. Jaga nama baik organisasi KPK dan selalu mawas diri dalam setiap ucapan dan tindakan,” kata Cahya di Jakarta.

Achmad Fauzi merupakan pegawai negeri yang diperbantukan (PNYD) asal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di KPK. AF terbukti melakukan pelanggaran di Rutan KPK, sehingga disanksi hukuman berat sesuai dengan Pasal 4 ayat (2) huruf b perihal Peraturan Dewan Pengawas Nomor 03 Tahun 2021 tentang Penegakan Kode Etik dan Kode Perilaku KPK, yakni permintaan maaf secara terbuka dan langsung kepada seluruh insan KPK.

Baca Juga :  Pj Walikota Tangerang Apresiasi Antusiasme Warga dalam Gunakan Hak Pilih

“Dengan ini saya menyampaikan permintaan maaf kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan/atau insan KPK atas pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yang telah saya lakukan. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut dan sebagai insan KPK akan senantiasa bersikap, bertindak, dan/atau berbuat sesuai dengan kode etik dan kode perilaku,” kata Achmad Fauzi.

Penjatuhan hukuman ini merupakan bentuk komitmen KPK menindaklanjuti setiap pelanggaran yang terjadi di lingkungan internal KPK. Sementara itu, hukuman disiplin terhadap AF selaku aparatur sipil negara (ASN) menjadi kewenangan Kemenkumham sebagai instansi asalnya.

Selain itu, atas pelanggaran dimaksud, AF juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap 15 orang tersangka, termasuk AF.

Baca Juga :  Mario Dandi dan Jaksa Penuntut Sama-Sama Ajukan Banding Usai Vonis 12 Tahun Penjara

 

Untuk diketahui, Dewas KPK menyatakan bahwa para terperiksa terbukti melanggar Peraturan Dewas dengan melakukan penyalahgunaan wewenang dalam melakukan tugas jabatan sebagai insan KPK.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan penyalahgunaan jabatan atau kewenangan yang dimiliki, termasuk menyalahgunakan pengaruh sebagai insan komisi, baik dalam pelaksana tugas maupun kepentingan pribadi dan/atau golongan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b Peraturan Dewan Pengawas Nomor 3 tahun 2021,” ujar Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dalam sidang kode etik di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, kemarin.

Dalam sidang kode etik tersebut, Dewas KPK juga merekomendasikan seluruh pegawai lembaga antirasuah itu dikenakan hukuman disiplin kepegawaian.

“Merekomendasikan kepada pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan pemeriksaan guna penjatuhan hukuman disiplin kepada terperiksa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, tim penyidik KPK telah menetapkan Ahmad Fauzi bersama 14 orang pegawai KPK lainnya sebagai tersangka dalam perkara pungli di Rutan Cabang KPK.(JR)

Penulis : il

Berita Terkait

Tertunduk! Sandra Dewi Diperiksa 10 Jam soal Kasus Korupsi Timah yang Seret Suaminya
Masyarakat Harus Waspada Penipuan Modus Email
Saat Aksi Pembubaran Ibadah, Polres Tangsel Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kekerasan Mahasiswa
Sebulan Polda Metro Kirim Sejuta lebih Pelanggaran Lalin via WA
Taruna STIP Tewas Kekurangan Oksigen Usai Dianiaya Seniornya
Sebar Foto Vulgar Pacar di Medsos, Polres Jakut Tangkap DJ AR
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Dalam Koper
Pendiri Sriwijaya Air Terseret Kasus Korupsi
Berita ini 12 kali dibaca
Soal perkara pungutan liar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang KPK,Eks Kepala Rutan KPK Achmad Fauzi (AF), kemarin akhirnya secara langsung dan terbuka menyampaikan permintaan maaf. Permintaan maaf secara langsung dan terbuka tersebut adalah eksekusi dari putusan hukuman etik Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait pelanggaran internal di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK.

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:18 WIB

Tertunduk! Sandra Dewi Diperiksa 10 Jam soal Kasus Korupsi Timah yang Seret Suaminya

Senin, 13 Mei 2024 - 09:50 WIB

Masyarakat Harus Waspada Penipuan Modus Email

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:42 WIB

Saat Aksi Pembubaran Ibadah, Polres Tangsel Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kekerasan Mahasiswa

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:33 WIB

Sebulan Polda Metro Kirim Sejuta lebih Pelanggaran Lalin via WA

Senin, 6 Mei 2024 - 10:03 WIB

Taruna STIP Tewas Kekurangan Oksigen Usai Dianiaya Seniornya

Jumat, 3 Mei 2024 - 09:16 WIB

Sebar Foto Vulgar Pacar di Medsos, Polres Jakut Tangkap DJ AR

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:50 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Dalam Koper

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:46 WIB

Pendiri Sriwijaya Air Terseret Kasus Korupsi

Berita Terbaru