Erick Minta BUMN Borong Dolar, Airlangga: Itu Tidak Bijak

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kalau situasi dolar lagi menguat tentu tidak bijaksana untuk beli dolar di harga tinggi. Tentu kita perlu meredam kebutuhan terhadap dolar,”

JAKARTARAYA-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespon imbauan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ke perusahaan-perusahaan pelat merah untuk memborong dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak mungkin.

Imbauan itu dilontarkan Erick yang memprediksi nilai tukar rupiah akan semakin anjlok bahkan menembus angka Rp16.500 per dolar AS.
Airlangga pun menilai bahwa imbauan Erick yang diberikan saat rupiah kondisi dolar AS tengah menguat ini sebagai sesuatu yang tidak bijak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau situasi dolar lagi menguat tentu tidak bijaksana untuk beli dolar di harga tinggi. Tentu kita perlu meredam kebutuhan terhadap dolar,” jelas Airlangga, dalam konferensi pers, Kamis (18/4).

Baca Juga :  12 Juta ASN Pusat Dipindahkan ke IKN

Ia menegaskan kepada para Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk menahan impor konsumtif di tengah pelemahan rupiah saat ini. “Kita meminta kalau impor konsumtif ya ditahan-tahan dulu dalam situasi seperti ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Airlangga menuturkan, pemerintah memiliki cara untuk memperkuat fundamental rupiah. Salah satunya melalui aturan devisa hasil ekspor (DHE). Adapun, cadangan devisa yang kuat dan stabil bisa menjaga dan memperkuat posisi nilai tukar rupiah terhadap USD.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pembelian barang boleh dilakukan jika memang diperlukan.

“Tetapi kalau sifatnya konsumtif ya seperti yang disampaikan Pak Menko tadi itu tadi kita tahan dulu,” tegas Suahasil.

Suahasil juga mengimbau para eksportir untuk menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) dalam bentuk valuta asing (valas) di dalam negeri. Khususnya eksportir di sektor ekstraktif seperti pertanian dan perkebunan.

Baca Juga :  Entaskan Kemiskinan, Kelurahan Cipondoh Indah Salurkan Bantuan Pangan

“Devisa hasil ekspor kita terutama beberapa sektor yang ekstraktif, sektor pertanian perkebunan itu dibawa kembali pulang ke Indonesia untuk periode waktu tertentu. Kalau dia pulang itu akan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Erick meminta BUMN perbankan menjaga secara proporsional porsi kredit yang terdampak volatilitas rupiah, suku bunga, dan harga minyak. Ia menyebut BUMN yang terdampak bahan baku impor dan BUMN dengan porsi utang luar negeri yang besar seperti PT Pertamina, PLN, BUMN Farmasi, MIND ID, agar mengoptimalkan pembelian dolar AS dalam jumlah besar dan dalam waktu singkat.

“Serta melakukan kajian sensitivitas terhadap pembayaran pokok dan atau bunga utang dalam dolar yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat,” tambahnya. (jr)

Penulis : il

Berita Terkait

PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya
Helmy Halim: PSI Kota Tangerang “Spektakuler”, Resmi Mendaftar ke “Partainya” Kaesang
Airin Dipuji Ketum PAN
Anies dan Ahok Sulit Bersanding di Pilkada Jakarta
Wawancara Penjaringan PDIP, Helmy Halim : PDIP Partai Besar, Dua Periode Pemenang
Empat Nama Muncul di PDIP untuk Pilkada Jakarta
Gerindra Lirik Dedy Mulyadi di Pilkada Jabar
Helmy Halim : Bersama PKB Ingin Perhatikan Pengurus DKM
Berita ini 8 kali dibaca
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespon imbauan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ke perusahaan-perusahaan pelat merah untuk memborong dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak mungkin. Imbauan itu dilontarkan Erick yang memprediksi nilai tukar rupiah akan semakin anjlok bahkan menembus angka Rp16.500 per dolar AS. Airlangga pun menilai bahwa imbauan Erick yang diberikan saat rupiah kondisi dolar AS tengah menguat ini sebagai sesuatu yang tidak bijak.

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:27 WIB

PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:22 WIB

Helmy Halim: PSI Kota Tangerang “Spektakuler”, Resmi Mendaftar ke “Partainya” Kaesang

Senin, 13 Mei 2024 - 09:43 WIB

Airin Dipuji Ketum PAN

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:39 WIB

Anies dan Ahok Sulit Bersanding di Pilkada Jakarta

Selasa, 7 Mei 2024 - 12:59 WIB

Wawancara Penjaringan PDIP, Helmy Halim : PDIP Partai Besar, Dua Periode Pemenang

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:35 WIB

Empat Nama Muncul di PDIP untuk Pilkada Jakarta

Senin, 6 Mei 2024 - 10:11 WIB

Gerindra Lirik Dedy Mulyadi di Pilkada Jabar

Sabtu, 4 Mei 2024 - 12:05 WIB

Helmy Halim : Bersama PKB Ingin Perhatikan Pengurus DKM

Berita Terbaru

Daerah

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB