Presiden Jokowi Apresiasi Gebrakan Mentan Amran Lakukan Percepatan Tanam Padi di Sulteng

Kamis, 28 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Amran bersama Presiden Jokowi kunjungi petani padi di Sulteng

Mentan Amran bersama Presiden Jokowi kunjungi petani padi di Sulteng

JAKARTA RAYA – Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi panen padi sekaligus gerakan olah tanah dan percepat tanam di hamparan persawahan yang diairi Bendung Daerah Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini dengan menggunakan full mekanisasi pertanian guna menggenjot peningkatan produksi padi atau beras dalam negeri dan sekaligus kesejahteraan petani.

“Saya melihat panen padi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah panenya bagus, bisa 6 sampai 6,2 ton per hektar,” kata Presiden Jokowi pada kunjungan tersebut di lahan pertanian Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tengah, Rabu (27/3/2024).

Presiden Jokowi mengapresiasi upaya Mentan Amran Sulaiman dalam meningkatkan produksi beras nasional dan menghadapi dampak El Nino melalui gerakan percepatan tanam. Percepatan tanam tersebut dengan menggunakan alat mesin pertanian modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Mentan mendorong untuk dipercepat penanaman kembali. Setelah panen langsung dilakukan olah tanah menggunakan traktor, mekanisasi pertanian modern sehingga mempercepat penanaman kembali,” tuturnya.

Baca Juga :  Usai Temui Jokowi di Istana, Nadiem Batalkan Kenaikan UKT Tahun Ini

Merujuk dari hasil pengamatan Kerangka Sampel Area atau KSA Badan Pusat Statistik, potensi produksi beras nasional dari hasil panen raya yang berlangsung dalam dua bulan yakni Maret-April mencapai 8,46 juta ton. Produksi pada Maret diperkirakan mencapai 3,54 juta ton dan April sebesar 4,92 juta ton.

Sementara itu, Mentan Amran mengatakan kunjungan Presiden Jokowi di Kabupaten Sigi salah satunya untuk melihat langsung percepatan tanam atau tanam culik, dimana selesai panen langsung melakukan olah tanah dan langsung tanam. Percepatan tanam merupakan langkah kongkret untuk mengejar target tanam dalam memitigasi dampak El Nino dan meningkatkan produksi beras nasional.

“Sekarang kita lalukan tanam, biasa di sini tanam padi 1 kali setahun sekarang menjadi 2 dan 3 kali bahkan sampai 4 kali. Caranya adalah kalau kita panen dengan manual, tanamnya maksimal 2 kali setahun,” ujarnyan.

Baca Juga :  Tancap Gas, Kementan Permudah Perizinan Pertanian Melalui SSO dan P3T

“Tapi kita menggunakan mekanisasi pertanian yaitu combine harvester, traktor roda 4 dan rice transplanter itu bisa tanam 3 kali setahu, sehingga produktivitas dan produksi meningkat. Biayanya bisa ditekan 40 sampao 50 persen per hektar,” pinta Amran.

Perlu diketahui, Luas baku sawah Kabupaten Sigi sebesar 13.823 hektar. Bendung Daerah Irigasi Humbasa mampu mengairi persawahan seluas 8.000 hektar.

Rencana panen padi di Kabupaten sigi pada Maret sebesar 1349 hektar dan April 1375 hektar. Sementara rencana panen padi di Kecamatan Gumbasa pada Maret-April sebesar 854 hektar. Harga gabah di petani saat ini Rp 7.000 per kg dengan biaya produksi berkisar Rp 6 sampai Rp 7 juta per hektar.

Adapun luas hamparan panen di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa seluas 266 hektar. Varietas padi yang dipanen yaitu Mekongga dengan produktivitasnya 6,2 ton per hektar. (hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial
Kemnaker : Peningkatan Kompetensi Instruktur Tak Berhenti saat KKIN
Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir
Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda
Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda
Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa
Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia
Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:24 WIB

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:26 WIB

Kemnaker : Peningkatan Kompetensi Instruktur Tak Berhenti saat KKIN

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:30 WIB

Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:06 WIB

Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:12 WIB

Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:23 WIB

Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:32 WIB

Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:29 WIB

Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:24 WIB