Saat Aksi Pembubaran Ibadah, Polres Tangsel Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kekerasan Mahasiswa

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Keterangan pers Polres Tangerang Selatan dalam kasus pembubaran ibadah mahasiswa yang berujung aksi kekerasan.(ist)

Caption Keterangan pers Polres Tangerang Selatan dalam kasus pembubaran ibadah mahasiswa yang berujung aksi kekerasan.(ist)

Barang bukti yang telah diamankan yaitu sebuah rekaman video, tiga senjata tajam jenis pisau, dan dua buah kaos.

JAKARTARAYA-Kasus pembubaran mahasiswa yang tengah menjalankan ibadah di Jalan Ampera RT 007/RW 002 Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (5/5), hingga terjadi penganiayaan, akhirnya berbuntut panjang.

Polres Metro Tangerang Selatan akhirnya menetapkan empat tersangka dalam kasus kekerasan pada peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam serangkaian gelar perkara dapat disimpulkan cukup bukti sehingga terhadap beberapa saksi yang terlibat ditetapkan sebagai tersangka, yakni D (53), I (30), S (36), A (26),” kata Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Ibnu Bagus Santoso dalam keterangannya kemarin.

Ibnu juga menjelaskan, kronologi kasus ini berawal pada Minggu (5/5) sekitar pukul 19.30 WIB, di sebuah rumah di Jalan Ampera RT 007/RW 002 Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan ketika sedang diadakan doa bersama.

Baca Juga :  Siti Atikoh Ganjar Ajak Anak Muda Jangan Mager Olahraga

Selanjutnya tersangka D mendatangi rumah tersebut sambil berteriak-teriak agar membubarkan diri. Kemudian datang tersangka lainnya yaitu I, S, dan A sambil membawa senjata tajam untuk mengancam para jemaat yang sedang beribadah.

Kemudian korban berinisial A (19) yang merasa terancam langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Tangerang Selatan dengan nomor LP/B/1046/V/2024/SPKT/Polres Tangerang Selatan/ Polda Metro Jaya dengan dasar laporan pasal UU Darurat RI No. 12 tahun 1951 dan/atau 170 KUHP dan/atau 351 KUHP dan/atau 335 KUHP jo 55 KUHP.

Ibnu menjelaskan empat orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dengan dasar yaitu, D yang meneriaki korban dengan nada intimidasi dan umpatan, kemudian I selain berteriak juga melakukan dorongan terhadap korban sebanyak dua kali.

“Kemudian tersangka S dan A membawa senjata tajam jenis pisau untuk melakukan kekerasan dan menakuti korban agar membubarkan diri, ” ucapnya.

Baca Juga :  Walikota Tangsel Dampingi Jokowi Serahkan Beras ke 22 Ribu Warga Tangsel

Ibnu menambahkan barang bukti yang telah diamankan yaitu sebuah rekaman video, tiga senjata tajam jenis pisau, dan dua buah kaos.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951, pasal 170 KUHP, pasal 351 KUHP ayat (1), pasal 335 KUHP ayat (1) dan pasal 55 KUHP ayat (1) dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Sebelumnya, viral di media sosial yang diunggah mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) mengalami kekerasan hingga pembacokan saat melakukan ibadah.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah mahasiswa ketakutan dikerumuni massa. Beberapa dari mahasiswa tersebut terkena sabetan senjata tajam.

Salah satu mahasiswi mengaku ada pihak RT setempat yang turut melakukan persekusi.

“Kalian tidak menghargai saya sebagai RT,” kata seorang mahasiswi tersebut menirukan ucapan RT.(JR)

Penulis : il

Berita Terkait

Tertunduk! Sandra Dewi Diperiksa 10 Jam soal Kasus Korupsi Timah yang Seret Suaminya
Masyarakat Harus Waspada Penipuan Modus Email
Sebulan Polda Metro Kirim Sejuta lebih Pelanggaran Lalin via WA
Taruna STIP Tewas Kekurangan Oksigen Usai Dianiaya Seniornya
Sebar Foto Vulgar Pacar di Medsos, Polres Jakut Tangkap DJ AR
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Dalam Koper
Pendiri Sriwijaya Air Terseret Kasus Korupsi
Sepasang Kekasih Ditetapkan Tersangka Pembuang Jasad Bayi
Berita ini 5 kali dibaca
Kasus pembubaran mahasiswa yang tengah menjalankan ibadah di Jalan Ampera RT 007/RW 002 Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (5/5), hingga terjadi penganiayaan, akhirnya berbuntut panjang. Polres Metro Tangerang Selatan akhirnya menetapkan empat tersangka dalam kasus kekerasan pada peristiwa tersebut. "Dalam serangkaian gelar perkara dapat disimpulkan cukup bukti sehingga terhadap beberapa saksi yang terlibat ditetapkan sebagai tersangka, yakni D (53), I (30), S (36), A (26)," kata Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Ibnu Bagus Santoso dalam keterangannya kemarin.

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:18 WIB

Tertunduk! Sandra Dewi Diperiksa 10 Jam soal Kasus Korupsi Timah yang Seret Suaminya

Senin, 13 Mei 2024 - 09:50 WIB

Masyarakat Harus Waspada Penipuan Modus Email

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:42 WIB

Saat Aksi Pembubaran Ibadah, Polres Tangsel Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kekerasan Mahasiswa

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:33 WIB

Sebulan Polda Metro Kirim Sejuta lebih Pelanggaran Lalin via WA

Senin, 6 Mei 2024 - 10:03 WIB

Taruna STIP Tewas Kekurangan Oksigen Usai Dianiaya Seniornya

Jumat, 3 Mei 2024 - 09:16 WIB

Sebar Foto Vulgar Pacar di Medsos, Polres Jakut Tangkap DJ AR

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:50 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Dalam Koper

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:46 WIB

Pendiri Sriwijaya Air Terseret Kasus Korupsi

Berita Terbaru