JAKARTA RAYA-Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H yang jatuh pada hari ini, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah, yang mengonsolidasikan gerakan penghimpunan LAZISWAF Darunnajah, secara resmi mengumumkan pencapaian luar biasa dalam pelaksanaan program “Kita Qurban Darunnajah”.
Lembaga berhasil menghimpun dan mengelola total amanah qurban sebanyak 41 ekor sapi/kerbau dan 432 ekor kambing/domba dari para donatur dan muhsinin.
Jika seluruh perolehan tersebut dikonversikan dengan ketentuan syariat (di mana 1 ekor sapi setara dengan 7 ekor kambing), maka total akumulasi pemotongan hewan qurban pada tahun ini mencapai angka yang luar biasa, yaitu 719 ekor setara kambing.
Angka ini mencatatkan sejarah baru sebagai volume perolehan qurban tertinggi kedua sepanjang masa pendataan institusi sejak pasca-pandemi.
Pencapaian tahun ini merepresentasikan lonjakan pertumbuhan yang sangat masif, yakni sebesar +46% dibandingkan dengan perolehan tahun 2025.
Sinyal positif ini menjadi indikator penguatan kepercayaan publik yang sangat kokoh sekaligus menandai momentum kebangkitan gerakan filantropi terkuat dalam kurun waktu lima tahun terakhir di bawah pengelolaan terpadu LAZNAS Darunnajah.
Melihat tren jangka panjang dalam rentang waktu 14 tahun ke belakang (sejak integrasi data dimulai dari tahun 2012 hingga 2026), LAZNAS Darunnajah mencatat kurva pertumbuhan akumulatif yang impresif hingga mencapai +119% dengan total keseluruhan hewan qurban yang berhasil disalurkan sepanjang sejarah mencapai 7.717 ekor.
Rekam jejak pertumbuhan yang konsisten ini membuktikan dedikasi tanpa henti dari seluruh elemen internal pesantren, rektorat, universitas, serta kesetiaan berlapis dari para donatur.
Keberhasilan pengelolaan ini merupakan cerminan mutlak dari kokohnya modal sosial dan kepercayaan (trust) yang diberikan oleh ekosistem kemitraan Darunnajah yang inklusif, mulai dari jajaran alumni lintas generasi, wali santri, korporasi mitra, hingga donatur ritel publik.
Distribusi amanah ini dilaksanakan secara serentak dan terintegrasi melalui jaringan strategis di 23 Pondok Pesantren Cabang Darunnajah yang tersebar di wilayah pelosok Nusantara, serta diperkuat penuh oleh keterlibatan civitas akademika Universitas Darunnajah.
Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah Zakiyanto Arief menegaskan komitmen akuntabilitas publik yang melekat pada pencapaian tahun ini.
”Kepercayaan besar yang dititipkan kepada kami tahun ini bukan sekadar sebuah transaksi spiritual biasa antara pequrban dan lembaga. Ini adalah bentuk ikatan ukhuwah islamiyah yang mendalam, yang senantiasa kami rawat di atas fondasi transparansi mutlak, akuntabilitas regulasi serta syar’i, dan komitmen penuh untuk mengantarkan setiap amanah daging qurban kepada mustahik yang paling berhak menerimanya di seluruh penjuru negeri,” jelan Zakiyanto Arief. M.M kepada media, Rabu (27/5).
Zakiyanto juga mengatakan, bahwa pada Idul Adha Tahun Ini Pesantren Darunnajah melalui Laznas Darunnajah menrima Sapi Hewan Qurban dari Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah Sapi hewan qurban seberat 850 Kg dari Presiden Prabowo dan Sapi dari Menteri ATR BPN Nusron Wahid sudah kami sembelih dan sudah dinikmati oleh ribuan santri, ustadz, ustadzah serta warga sekitar kawan pesantren Darunnajah,” jelasnya.
Segenap manajemen LAZNAS Darunnajah menghaturkan rasa terima kasih yang tulus, apresiasi setinggi-tingginya, serta penghormatan terdalam kepada seluruh shohibul qurban (para pequrban) yang telah memercayakan jembatan ibadahnya melalui program “Kita Qurban Darunnajah”.
Semoga Allah SWT menerima ibadah qurban ini sebagai amal shalih yang berbobot berat di yaumil akhir, serta mengonversi setiap tetes darah dan pengorbanan hewan tersebut menjadi limpahan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran rezeki yang mengalir mulia bagi para donatur, para santri, jajaran asatidz (guru), hingga ribuan keluarga penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia. Taqabbalallahu minna wa minkum.(hab)


Tinggalkan Balasan