Waduh, Polusi Udara Ternyata Bisa Terjadi Didalam Ruangan

Senin, 25 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polusi juuga dapat terjadi di ruangan.

Polusi juuga dapat terjadi di ruangan.

JAKARTA RAYA – Polusi udara ternyata belum selesai, sampai hari ini bahkan menurut IQAir, Jakarta masih menduduki kategori udara tidak sehat dengan skor 152, yang artinya kualitas udara tersebut masih dalam kategori tidak sehat.

Namun, dibalik kualitas udara diluar saat ini yang menunjukkan keadaan tidak sehat, tahukah Anda bahwa sebetulnya polusi udara juga dapat terjadi didalam rumah? Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) selaku Dokter Spesialis Paru menjelaskan polusi di dalam ruangan dapat terjadi akibat asap rokok, produk rumah tangga, kompor batu bara, gas beracun, bulu hewan peliharaan, dan jamur.

“Secara statistik, polusi udara diluar ruangan memang lebih banyak menyebabkan kematian daripada dalam ruangan. Meskipun begitu kondisi polusi udara dalam ruangan ini akan dampak yang berbahaya apabila konsentrasinya cukup tinggi dan jangka panjang ventilasinya buruk,” kata dr Agus, dikutip dalam Webinar PDPI, Minggu (24/9/2023).

Menurutnya kelompok anak-anak dan perempuan mempunyai risiko lebih besar untuk terdampak polusi udara dalam ruangan. Karena sering berada didalam rumah.

Hal tersebut didukung dengan fakta sebagian besar manusia mempunyai waktu lebih banyak sebesar 90 Persen, untuk berada di dalam ruangan (rumah, kendaraan, kantor, restoran, mall, sekolah, rumah sakit).

“Banyak pemakaian AC, sumber polusi dalam ruangan itu memberikan dampak terhadap efek kesehatan,” ucap dr Agus.

Tidak hanya itu, data juga menunjukkan kematian akibat polusi udara dalam ruangan mencapai 2,8 juta per tahun, dan di negara-negara berkembang seperti Indonesia pada bagian Urban Ruralnya mencapai 67 Persen.

Baca Juga :  Prabowo Unggul Jauh di Tempat Gibran Nyoblos, Anies Hanya Peroleh 6 Suara

Sekitar 2,4 juta penduduk dunia, atau sekitar 1/3 populasi dunia memasak dengan api terbuka atau stove, yang mana alat masak ini tidak efisien dengan bahan bakar kerosene, biomass, kayu, batu bara yang tentunya menimbulkan pada kesehatan.

“Polusi udara ini berkaitan dengan 3,2 juta pertahun pada tahun 2020, dan termasuk 237 ribu kematian anak dibawah lima tahun. 32 Persen akibat jantung iskemik, 23 Persen stroke, 21 Persen infeksi saluran pernapasan, 19 Persen PPOK, dan enam Persen kanker paru,” tutur dr Agus.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Iduladha 1445 H: Epson Indonesia Membawa Semangat Berbagi dalam Perayaan Idul Adha melalui Kegiatan CSR
Pemprov DKI Pastikan Server PPDB 2024 Optimal, Ini Antisipasinya
Menaker Bertemu Dubes RI untuk Belanda, Bahas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia
Mentan Amran Sebut Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi Jelang Idul Adha
Basuki Hadimuljono Ungkap Tugas Khusus dari Presiden Jokowi usai Ditunjuk jadi Plt Kepala Otorita IKN
Tapera Tuai Polemik, Begini Komentar Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi
Terungkap, SYL yang Minta Gaji Cucunya di Kementan Naik Jadi Rp10 Juta
Kepulauan Seribu Disarankan Jadi Lokasi Wisata Pendidikan Siswa Jakarta
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:25 WIB

Iduladha 1445 H: Epson Indonesia Membawa Semangat Berbagi dalam Perayaan Idul Adha melalui Kegiatan CSR

Senin, 10 Juni 2024 - 13:29 WIB

Pemprov DKI Pastikan Server PPDB 2024 Optimal, Ini Antisipasinya

Senin, 10 Juni 2024 - 08:16 WIB

Menaker Bertemu Dubes RI untuk Belanda, Bahas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:24 WIB

Mentan Amran Sebut Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi Jelang Idul Adha

Senin, 3 Juni 2024 - 11:37 WIB

Basuki Hadimuljono Ungkap Tugas Khusus dari Presiden Jokowi usai Ditunjuk jadi Plt Kepala Otorita IKN

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:15 WIB

Tapera Tuai Polemik, Begini Komentar Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi

Senin, 27 Mei 2024 - 17:25 WIB

Terungkap, SYL yang Minta Gaji Cucunya di Kementan Naik Jadi Rp10 Juta

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:22 WIB

Kepulauan Seribu Disarankan Jadi Lokasi Wisata Pendidikan Siswa Jakarta

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:24 WIB