Guru Penggerak Angkatan 9 Gelar Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Diapresiasi Sudin Pendidikan Jakarta Pusat

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo saat menghadiri Panen Hasil Belajar Guru Penggerak angkatan 9

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo saat menghadiri Panen Hasil Belajar Guru Penggerak angkatan 9

JAKARTA RAYA – Program Guru Penggerak (PGP) yang diusung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mencapai angkatan 9.

Program PGP ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada guru menjadi pemimpin pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan potensi peserta didik dan aktif mengembangkan pendidik lainnya dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. PGP didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan dengan menggunakan pendekatan andragogi.

Mariana Susanti Penanggung Jawab PGP Angkatan 9 Wilayah Kota Jakarta sekaligus Pusat Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi D.I. Yogyakarta, mengatakan, kegiatan PGP dilaksanakan selama 6 (enam) bulan dengan menggunakan metode pelatihan dalam jaringan (daring), lokakarya, dan pendampingan individu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proporsi kegiatan terdiri atas 70 persen belajar di tempat bekerja (on-thejob training), 20 persen belajar bersama rekan sejawat, dan 10 persen belajar bersama narasumber, fasilitator, dan Pengajar Praktik,” kata Mariana Susanti, ketika ditemui di acara Lokakarya 7 ‘Panen Hasil Belajar’ di SMA Swasta Budi Mulia, Kawasan Mangga Besar, jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2023).

Pada PGP Angkatan 9 ini, BBGP DIY mendapatkan tugas untuk melaksanakan program di 10 Kabupaten/Kota yang berada di provinsi DIY dan DKI Jakarta dengan total sasaran 1549 orang, dengan rincian 719 orang di DIY dan 830 DKI Jakarta. Adapun di Kota Jakarta Pusat.

Awalnya sebanyak 111 Calon Guru Penggerak (CGP) namun satu orang mundur karena pertimbangan kesehatan, sehingga menjadi 110 CGP, yang didampingi oleh 8 Fasilitator dan 20 Pengajar Praktik.
“Salah satu rangkaian kegiatan PGP adalah pendampingan kelompok yang sering disebut dengan Lokakarya yang dilaksanakan selama 8 kali dengan tema yang berbeda-beda,” ujar Mariana Susanti.

Baca Juga :  Warga Betawi dan Madura di Jabodetabek Siap Kawal Pemenangan Ganjar-Mahfud di TPS

Tujuan dari lokakarya ini adalah meningkatkan keterampilan CGP untuk menjalankan perannya,. menjejaringkan CGP di tingkat kabupaten/kota,. menjadi ruang diskusi dan pemecahan masalah yang dihadapi oleh CGP, meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat sekolah dan kabupaten/kota.

Pada kesempatan kali ini, PGP Angkatan 9 sudah memasuki tahapan Lokakarya 7. Lokakarya ini merupakan Lokakarya terakhir dan yang paling besar dari sisi jumlah SDM yang terlibat, hal ini sesuai dengan temanya ‘Panen Hasil Belajar’.

Para Calon Guru Penggerak (CGP) akan menampilkan dan berbagi praktik baik yang merupakan hasil aksi nyatanya selama mengikuti program PGP yang sudah berjalan 6 bulan sehingga akan terlihat dampak dan perubahan positif apa yang sudah terjadi baik secara individu CGP maupun kelas bahkan sekolah tempat CGP bertugas.

Dalam Lokakarya 7 ini semua pemangku kepentingan yang terkait hadir, yaitu Kepala Dinas Pendidikan, Perwakilan Dinas, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan Guru lain yang belum terlibat PGP serta Komunitas Praktisi yang ada di wilayah Kota Jakarta Pusat.

Bahkan perwakilan UPT Kemendikbud yang ada di provinsi DIY maupun DKI Jakarta juga dihadirkan, seperti BPMP DIY maupun DKI Jakarta dan BBPPMPV Seni & Budaya.

“Semua pihak memberikan masukan serta dukungan untuk pengembangan dan kelanjutan program serta aksi nyata para CGP setelah selesai dalam mengikuti PGP, sehingga CGP yang kemudian telah menjadi Guru Penggerak akan terus tumbuh dan berkembang untuk menjadi ujung tombak tranformasi Pendidikan di Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :  Terkait Kaburnya 16 Tahanan dari Sel

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat yang hadir dalam acara tersebut, Bambang Eko Prabowo memberikan apresiasi atas hasil karya CGP Angkatan 9 Jakarta Pusat pada Lokakarya 7 ‘Panen Hasil Belajar’.

Dalam kegiatan ini, para CGP menampilkan aksi nyata dan karya usai mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak selama 6 bulan. “Lokakarya ini adalah ruang membagikan aksi nyata dan karya setelah 6 bulan ikut pelatihan. Saya apresiasi para Calon Guru Penggerak ini. Luar biasa,” katanya.

Bambang Eko Prabowo berharap, para CGP dapat memimpin transformasi pendidikan di sekolah serta memimpin pendidikan yang berpusat kepada murid. Dia jugamenjelaskan, dasar hukum Program Pendidikan Guru Penggerak adalah Permendikbudristek No26 Tahun 2022 tentang Guru Penggerak.

Secara administrasi, CGP yang lulus berhak mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai syarat menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.
Dia juga kagum dengan hasil karya para CGP.

Dia menilai, para CGP benar-benar memberikan pendidikan yang berpusat kepada murid. Pembelajaran itu membuat anak lebih interaktif sehingga suasana kelas menjadi hidup. “Kalau anak-anak diajarkan seperti itu enggak akan bosan. Anak jadi betah. Jadi bapak dan ibu sebagai guru muda, saya harap terus menjadi inspirator dan penggerak,” ujarnya.

Dia pun berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai sini. Sebab, kegiatan ini bisa memunculkan ide-ide segar terutama untuk transformasi pendidikan.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Aliansi Rakyat Jakarta Segera Deklarasikan Dukungan Kepada Anies Baswedan Dalam Pilkada Jakarta
KPU DKI Jakarta Gelar Peluncuran Tahapan Pilkada di Monas
Kodim 0501/JP Gandeng BPJS Dan Lab Kimia Farma Cek Kesehatan Prajurit, PNS Serta Persit KCK
Berikan Fasilitas Kredit Kepemilikan Tempat Usaha di Pasar Sukasari Bogor, Bank DKI Gandeng Perumda Pasar Pakuan Jaya
Tandatangani Pakta Integritas, Kesit Budi Handoyo Komitmen Besarkan PWI Jaya dengan Profesional Bertanggung Jawab
Koalisi PKS-PDIP di Pilkada DKI 2024 Kekuatan yang Dahsyat
Saksikan Penandatangan Kontrak Kerja, Wakil Wali Kota Jakut Juaini Imbau PPPK Layani Masyarakat Sepenuh hati
KPU DKI Jakarta : Dokumen Diterima, Pasangan Calon Perseorangan Punya Waktu 3×24 Jam untuk Unggah ke Silon
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:11 WIB

Aliansi Rakyat Jakarta Segera Deklarasikan Dukungan Kepada Anies Baswedan Dalam Pilkada Jakarta

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:20 WIB

Kodim 0501/JP Gandeng BPJS Dan Lab Kimia Farma Cek Kesehatan Prajurit, PNS Serta Persit KCK

Jumat, 17 Mei 2024 - 08:19 WIB

Berikan Fasilitas Kredit Kepemilikan Tempat Usaha di Pasar Sukasari Bogor, Bank DKI Gandeng Perumda Pasar Pakuan Jaya

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:10 WIB

Tandatangani Pakta Integritas, Kesit Budi Handoyo Komitmen Besarkan PWI Jaya dengan Profesional Bertanggung Jawab

Rabu, 15 Mei 2024 - 07:26 WIB

Koalisi PKS-PDIP di Pilkada DKI 2024 Kekuatan yang Dahsyat

Selasa, 14 Mei 2024 - 19:16 WIB

Saksikan Penandatangan Kontrak Kerja, Wakil Wali Kota Jakut Juaini Imbau PPPK Layani Masyarakat Sepenuh hati

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:24 WIB

KPU DKI Jakarta : Dokumen Diterima, Pasangan Calon Perseorangan Punya Waktu 3×24 Jam untuk Unggah ke Silon

Senin, 13 Mei 2024 - 13:15 WIB

Jakarta Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi RDF di Rorotan, Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB