PWI Banten Diwarnai Permasalahan Organisasi, PWI Pusat Diminta Turun Tangan

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | JAKARTA

Sejumlah permasalahan organisasi yang mencoreng integritas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten mencuat ke permukaan. Berbagai kekhawatiran terkait keadilan, transparansi, dan tata kelola internal dalam pemilihan kepemimpinan disuarakan oleh para anggota.

Melalui pernyataan tertulis, anggota PWI Banten, termasuk mantan pejabat PWI Banten dan Ketua PWI Kota Tangsel, Junaidi Rusli, mengungkapkan keprihatinan mereka atas beberapa masalah yang dianggap merusak integritas organisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sorotan utama adalah Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dianggap tidak proporsional. Anggota Kelompok Teras diklaim memiliki representasi jauh lebih besar dalam DPT dibandingkan media lain, meskipun aktivitas liputan dan penerbitan konten tidak sebanding dengan jumlah anggota.

“Saya sendiri mengalami kesulitan dalam perpanjangan kartu selama 2 tahun. Kami ingin menanyakan alasan mengapa Ketua PWI Banten tidak merekomendasikan perpanjangan KTA saya?,” ungkap Junaidi kepada awak media.

Baca Juga :  Ganjar : Yang Berkepentingan Sebaiknya Mundur

Ketidakadilan dalam proses pemilihan juga menjadi kekhawatiran, di mana anggota diabaikan dalam perpanjangan kartu anggota atau bahkan tidak diikutsertakan dalam pemilihan ketua PWI di tingkat Kabupaten/Kota meskipun kartu mereka masih aktif.

“Di website keanggotaan PWI Pusat nama saya masih terdaftar dan KTA saya masih Aktif sampai bulan Juni 2024, saat pemilihan saya gak tahu karena tidak ada kabar dan KTA sayapun masih di PWI Banten,” ujar Dedi melalui WhatApps.

Sementara itu, KH Arifin mengaku tidak mengetahui adanya pemilihan ketua baru PWI Banten.

“KTA saya sudah gak aktif dari 31 Maret 2021, dan tidak ada khabar dari pengurus PWI,” tutur KH Arifin.

Di sisi lain, King Hendro A tercatat masih aktif di website PWI Pusat hingga bulan Agustus 2024.

Melalui surat, anggota PWI Banten meminta klarifikasi dari Panitia Konferensi Pemilihan Ketua PWI Provinsi Banten terkait penyusunan DPS dan DPT. Mereka juga menuntut pembentukan tim investigasi yang dipimpin oleh pengurus PWI Pusat untuk menyelidiki dugaan ketidakadilan dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Pengelola Terminal Kalideres akan Uji Kelayakan Bus Jelang Lebaran

Menanggapi situasi ini, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menegaskan pentingnya menjaga integritas organisasi dalam proses pemilihan.

Dalam sebuah rilis, Bangun menyatakan bahwa intimidasi dan ancaman terhadap anggota yang memiliki hak suara dalam pemilihan harus dilaporkan ke PWI Pusat untuk diambil tindakan sesuai.

“Kami berharap pelaksanaan Konferensi PWI Provinsi Banten berjalan dengan jujur dan adil, tanpa ada tindakan yang mencemarkan nama baik organisasi,” tegas Bangun.

Saat ini, para anggota PWI Banten menanti tanggapan dan tindak lanjut dari PWI Pusat terkait berbagai permasalahan yang telah disampaikan. Diharapkan langkah-langkah yang diambil dapat mengembalikan kepercayaan dan integritas PWI sebagai wadah wartawan yang independen dan berkualitas di Provinsi Banten.(is/fj)

Penulis : il

Berita Terkait

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua
PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Siap Maju di Pilgub Jabar, Bima Arya Ngaku Kalah Kalau Bersaing dengan Ridwan Kamil
Ketum Bamus Betawi Eki Pitung dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Bertukar Cindera Mata di Semarak Budaya Indonesia
WTP ke-17, Bukti Konsistensi dalam Pengelolaan Keuangan
Sekda Depok Supian Suri Kantongi Dukungan 6 Parpol untuk Maju di Pilkada 2024, Siap Head to Head dengan PKS
179 Kades se-Kabupaten Bekasi Ikut Bimtek di Bali Jelang Pilkada, Ada Apa Ya?
Berita ini 8 kali dibaca
Sejumlah permasalahan organisasi yang mencoreng integritas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten mencuat ke permukaan. Berbagai kekhawatiran terkait keadilan, transparansi, dan tata kelola internal dalam pemilihan kepemimpinan disuarakan oleh para anggota.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:27 WIB

PKB Pusat UKK Bakal Calon Walikota, Helmy Halim salah satunya

Kamis, 23 Mei 2024 - 14:46 WIB

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:39 WIB

Siap Maju di Pilgub Jabar, Bima Arya Ngaku Kalah Kalau Bersaing dengan Ridwan Kamil

Senin, 13 Mei 2024 - 10:26 WIB

Ketum Bamus Betawi Eki Pitung dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Bertukar Cindera Mata di Semarak Budaya Indonesia

Senin, 13 Mei 2024 - 09:41 WIB

WTP ke-17, Bukti Konsistensi dalam Pengelolaan Keuangan

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:22 WIB

Sekda Depok Supian Suri Kantongi Dukungan 6 Parpol untuk Maju di Pilkada 2024, Siap Head to Head dengan PKS

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:10 WIB

179 Kades se-Kabupaten Bekasi Ikut Bimtek di Bali Jelang Pilkada, Ada Apa Ya?

Berita Terbaru

Daerah

Helmy Halim : eSport Perlu Dukungan Orang Tua

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:17 WIB