Tekan Angka Perundungan di Sekolah, Kemendikbudristek Siapkan Aturan ini

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stop perundungan di sekolah

Stop perundungan di sekolah

JAKARTA RAYA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan rasa prihatinnya atas maraknya aksi kekerasan atau perundungan di lingkungan pendidikan. Untuk itu, Kemendikbudristek telah bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi bullying.

“Pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbudristek terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan melalui Permendikbudristek Nomor 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) yang baru saja diluncurkan pada 8 Agustus 2023 yang lalu,” kata Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikbudristek, Rusprita Putri Utami melalui pesan singkatnya, Minggu (1/10/2023).

Baca Juga :  Demo Day Wira-Cipta UI 2023, Hadirkan Ide Bisnis Cemerlang untuk Para Mahasiswa

Rusprita menyebutkan, Kemendikbudristek juga bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga lain seperti Kemendagri, Kemenag, Kemensos, KemenPPA, dan lembaga negara lainnya dalam menyusun peraturan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya pelaksanaan dan penegakannya, Kemendikbudristek juga tetap mendukung otonomi daerah dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah, dan dinas terkait utamanya untuk pembentukan satgas PPKSP dan juga berbagai tindakan pencegahan dan penanganan kasus yang terjadi.

Baca Juga :  Menjadi Guru Melek Digital di Era Kiwari

Kendati demikian, tim Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek juga tetap melakukan penanganan laporan-laporan kekerasan di lapangan sesuai dengan mekanisme investigasi dan penerapan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kemendikbudristek terus berupaya mendorong diskusi dan penguatan implementasi kebijakan ini bersama dengan pemda dan dinas di daerah sehingga komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan, dan bebas dari segala kekerasan bisa kita wujudkan,” ucapnya.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu
Muhammadiyah Luncurkan Peace Building Lab untuk Warga Palestina
Keren! Siswa SMK Tamansiswa 2 Jakarta Berhasil Ciptakan Mobil dan Motor Listrik
DPMPD Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna
Korwil Pendidikan Kecamatan Kosambi Gelar OSN, PLS2N dan O2SN
Penerima KJP dan KJMU Dipastikan Tepat Sasaran
Universitas Pembangunan Jaya Adakan TEDx UPJ Urban Talks: Shaping Urban Development Through Creativity
Pemprov DKI Diminta Tambah Sekolah di Setiap Kelurahan di Koja
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:41 WIB

Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu

Senin, 27 Mei 2024 - 20:39 WIB

Muhammadiyah Luncurkan Peace Building Lab untuk Warga Palestina

Senin, 20 Mei 2024 - 13:13 WIB

Keren! Siswa SMK Tamansiswa 2 Jakarta Berhasil Ciptakan Mobil dan Motor Listrik

Jumat, 8 Maret 2024 - 01:12 WIB

DPMPD Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna

Kamis, 7 Maret 2024 - 10:46 WIB

Korwil Pendidikan Kecamatan Kosambi Gelar OSN, PLS2N dan O2SN

Rabu, 6 Maret 2024 - 10:15 WIB

Penerima KJP dan KJMU Dipastikan Tepat Sasaran

Selasa, 5 Maret 2024 - 08:13 WIB

Universitas Pembangunan Jaya Adakan TEDx UPJ Urban Talks: Shaping Urban Development Through Creativity

Senin, 4 Maret 2024 - 10:29 WIB

Pemprov DKI Diminta Tambah Sekolah di Setiap Kelurahan di Koja

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:24 WIB