JAKARTA RAYA, Depok — Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Binton Nadapdap, meminta Pemerintah Kota Depok memberikan perhatian serius terhadap minimnya jumlah guru agama di sekolah negeri, khususnya guru agama Kristen dan sejumlah tenaga pengajar agama lainnya.
Hal tersebut disampaikan Binton dalam diskusi bertajuk “Guru yang Mengayomi, Mencerdaskan Anak Bangsa Berkarakter” yang diselenggarakan Pewarna Indonesia Kota Depok di GBI Rock Home, Sukmajaya, Depok, Senin (25/5/2026).
Menurut Binton, saat ini pembahasan peraturan daerah (Perda) terkait guru di Kota Depok telah selesai, termasuk naskah akademiknya yang memuat aspek hak asasi manusia (HAM) dalam bidang pendidikan.
“Saat ini naskah akademiknya pun sudah selesai. Terkait masalah HAM guru ini kan tidak lepas dari hak dan kewajiban, di antaranya adalah hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan agama,” ujar Binton.
Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Depok mendorong sekolah-sekolah negeri agar menambah jumlah guru agama yang masih terbatas.
“Saya kira gereja-gereja juga sudah menyiapkan guru-guru agama Kristen sehingga murid di sekolah yang nonmuslim bisa belajar agama juga. Berapa banyak sekolah negeri di sini yang akan disiapkan guru agama Kristen. Semuanya tidak disiapkan oleh pemerintah, tetapi gereja-gereja juga harus mendorong pendeta-pendetanya siap mengajar ke sekolah negeri,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pewarna Indonesia Kota Depok, Christin M Wartiningsih, mengatakan kegiatan diskusi tersebut digelar sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi guru agama maupun tenaga pendidik lainnya yang hingga kini masih minim jumlahnya.
“Para guru berharap acara ini harus dilanjutkan karena benar-benar bagus dan bermanfaat untuk guru-guru. Saya berharap bisa menjembatani para guru karena minimnya informasi yang didapat,” ungkap Christin.
Ia berharap Pemerintah Kota Depok dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dan kebutuhan tenaga pengajar yang selama ini tetap semangat mendidik siswa di tengah keterbatasan jumlah guru.
Selain peningkatan kesejahteraan, Christin juga menilai penambahan jumlah guru menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kualitas pendidikan di Kota Depok. (ema)


Tinggalkan Balasan