AIS Forum Bangkitkan Pertumbuhan Ekonomi 500 Startup Dunia

Senin, 9 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AIS Forum 2023

AIS Forum 2023

JAKARTA RAYA- Archipelagic and Island States (AIS) Forum, sebuah organisasi yang fokus pada negara-negara kepulauan di seluruh dunia, telah berperan penting dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi biru.

Dalam konferensi terbarunya, Abdul Wahib Situmorang, Penasihat Senior Tata Kelola Iklim United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, mengungkapkan berbagai upaya konkret yang telah dilakukan oleh AIS Forum untuk memajukan sektor ini sejak berdirinya pada tahun 2018.

Salah satu aspek utama dari inisiatif AIS Forum adalah dukungannya terhadap lebih dari 500 startup yang beroperasi di negara-negara kepulauan. Dukungan ini mencakup pendanaan dan pengembangan kapasitas melalui pelatihan, lokakarya, business matching, dan inisiatif lainnya. Tujuan utamanya adalah mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dukungan kepada 500 startup tersebut melalui pendanaan maupun pengembangan kapasitas seperti training, workshop, business matching, dan sebagainya. Ragam kerja sama AIS Forum telah membawa berbagai hasil,” ungkap Wahib dalam keterangan di Jakarta.

Baca Juga :  Peneliti BRIN Sebut Keterlibatan Jokowi di Pilpres Berbahaya

Selain itu, AIS Forum juga telah berhasil berkolaborasi dengan lebih dari 1.500 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, untuk membantu mereka mengembangkan bisnis mereka sendiri.

Program beasiswa senilai sekitar 430.000 dolar AS atau sekitar 672 juta rupiah telah diberikan, memberikan akses kepada individu untuk pendidikan dan pelatihan yang mendukung pertumbuhan ekonomi mereka.

“Juga dengan bantuan riset yang kami berikan kepada peneliti dan akademisi yang hingga saat ini telah mencapai 204.500 dolar AS dan menghasilkan luaran yang sudah juga kami jadikan percontohan di negara-negara AIS lainnya,” imbuhnya

Dalam upaya mendukung perkembangan wirausaha, AIS Forum memberikan dana awal (seed funding) sebesar 185.000 dolar AS kepada berbagai startup untuk mengembangkan solusi inovatif yang dapat diadopsi oleh negara-negara kepulauan lain yang berpartisipasi. Ini adalah langkah penting untuk mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi biru secara global.

Baca Juga :  Lagu Halo-Halo Bandung Dijiplak Malaysia, DPR Desak RI Kirim Nota Protes

“Karena itu, Konferensi Tingkat Tinggi AIS Forum akan dapat meningkatkan kerja sama antarnegara-negara pulau dan kepulauan yang ada di dunia,” ujar Wahib.

Sementara itu, Andreas Dipi Patria, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menegaskan bahwa melalui AIS Forum, Indonesia akan memperkuat peranannya di mata internasional dan memberikan manfaat dalam pertukaran inovasi bagi negara-negara kepulauan. Hal ini sejalan dengan diplomasi Indonesia yang berfokus pada kerja sama nyata dan inklusif bagi seluruh masyarakat di pulau-pulau dan kepulauan yang sangat bergantung pada sumber daya laut.

“Ini merupakan bagian dari diplomasi Indonesia melalui pendekatan kerja sama secara nyata dan inklusif bagi seluruh masyarakat pulau dan kepulauan yang hidupnya tidak bisa dilepaskan dari laut,” jelas Andreas.

AIS Forum terus menjadi pemimpin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi biru dan mempromosikan keberlanjutan di negara-negara kepulauan, dengan harapan bahwa kerja sama antara negara-negara ini akan semakin meningkat di masa depan.

Penulis : Taufik

Editor : Taufik

Berita Terkait

Prabowo Bertemu Blinken, Bahas Gencatan Senjata Permanen di Gaza
Terkait Penggelembungan Jumlah Pemilih
Akan Segera Dibuka, Luminor Hotel Di Bali!
KPU Berhentikan Tujuh Anggota PPLN Kuala Lumpur
WNI Beli Beras di Malaysia
Pemilu di Paris, WNI Bisa Beli Makanan Indonesia Usai Nyoblos
Pemilu 2024 di Milan Berlangsung Aman dan Damai
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:25 WIB

Prabowo Bertemu Blinken, Bahas Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Sabtu, 9 Maret 2024 - 17:48 WIB

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Terkait Penggelembungan Jumlah Pemilih

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:07 WIB

Akan Segera Dibuka, Luminor Hotel Di Bali!

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:53 WIB

KPU Berhentikan Tujuh Anggota PPLN Kuala Lumpur

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:54 WIB

WNI Beli Beras di Malaysia

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:14 WIB

Pemilu di Paris, WNI Bisa Beli Makanan Indonesia Usai Nyoblos

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:13 WIB

Pemilu 2024 di Milan Berlangsung Aman dan Damai

Berita Terbaru