JAKARTA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total daya tampung mencapai 245.980 murid baru. Pelaksanaan SPMB tahun ini mencakup sekolah negeri, SPMB Bersama, hingga Sekolah Swasta Gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan pelaksanaan SPMB 2026/2027 dirancang berdasarkan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan inklusif guna memastikan seluruh anak di Jakarta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas.

“SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kami laksanakan untuk memastikan penerimaan murid baru berjalan lebih objektif, transparan, dan inklusif. Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Nahdiana di Jakarta, Senin (15/6).

Pelaksanaan SPMB mengacu pada Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 238 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru. Ruang lingkupnya mencakup penerimaan murid baru pada satuan pendidikan negeri jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB, serta sekolah swasta melalui skema SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis.

Nahdiana menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya mengandalkan sekolah negeri untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga menggandeng sekolah swasta agar lebih banyak anak memperoleh layanan pendidikan yang layak.

“Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan akses pendidikan tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri. Melalui SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis, kami memperluas pilihan bagi masyarakat agar anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layanan yang layak dan berkualitas,” katanya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, daya tampung sekolah negeri mencapai 228.163 murid baru, dengan rincian:

  • PAUD: 6.310 murid
  • SD: 95.965 murid
  • SMP: 73.289 murid
  • SMA: 29.337 murid
  • SMK: 19.541 murid
  • SLB: 891 murid
  • SKB: 2.830 murid

Selain itu, program SPMB Bersama yang melibatkan 298 sekolah swasta menyediakan 7.708 kursi, terdiri atas:

  • SMP: 1.597 murid
  • SMA: 2.519 murid
  • SMK: 3.592 murid

Sementara itu, SPMB Sekolah Swasta Gratis yang melibatkan 103 sekolah menyediakan 10.109 kursi untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

SPMB 2026/2027 menyediakan empat jalur penerimaan, yaitu:

  1. Jalur Prestasi, bagi calon murid dengan prestasi akademik maupun nonakademik.
  2. Jalur Afirmasi, bagi calon murid dari keluarga tidak mampu.
  3. Jalur Domisili, yang mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah serta daya tampung.
  4. Jalur Mutasi, untuk anak dari orang tua yang pindah tugas dan anak guru atau tenaga kependidikan.

Dari sisi pelaksanaan, SPMB dilakukan secara daring untuk sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, SMK, serta sekolah swasta peserta SPMB Bersama. Sementara itu, PAUD, SLB, dan SKB menerapkan sistem hibrida atau kombinasi daring dan luring. Adapun SPMB Sekolah Swasta Gratis dilaksanakan secara luring.

Tahapan pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga (KK) telah dilakukan secara bertahap, dimulai untuk jenjang SD pada 18 Mei 2026, SMP pada 25 Mei 2026, serta SMA dan SMK pada 2 Juni 2026. Pendaftaran penerimaan murid baru dijadwalkan mulai 15 Juni 2026.

Nahdiana menegaskan bahwa seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya dan bebas dari praktik gratifikasi dalam bentuk apa pun.

“Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, dan tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Informasi lengkap mengenai SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui laman resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan portal SPMB. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui media sosial resmi PMB DKI Jakarta.

Untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran, Disdik DKI Jakarta menyediakan posko layanan di seluruh sekolah negeri, kantor Suku Dinas Pendidikan, serta kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, baik secara daring maupun luring. (hab)